Planet-planet

Berbeda halnya dengan matahari, planet tidak dapat bercahaya. Planet termasuk benda langit yang selalu berputar pada orbitnya dalam mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Planet berputar pada masing-masing garis edarnya. Garis edar planet disebut orbit.

Sampai saat ini planet yang ditemukan dalam tata surya ada delapan buah planet, yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus. Berdasarkan letak planet terhadap bumi, planet dikelompokkan menjadi planet dalam dan planet luar. Planet dalam terdiri terdiri dari Merkurius dan Venus karena kedua planet ini berada di dalam orbit Bumi. Sedangkan Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus disebut planet luar karena berada di luar orbit Bumi.

 

 

1. Merkurius

Planet Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari dan merupakan planet terkecil dalam tata surya. Lapisan atmosfer planet Merkurius sangat tipis sehingga suhu di permukaannya mencapai 430 °C pada siang hari. Suhu ini dapat melelehkan logam timah. Planet ini tidak mempunyai udara dan air. Permukaan Merkurius pertama kali dipotret dari pesawat ruang angkasa Marinir 10 pada tahun 1974. Berdasarkan hasil pemotretan tersebut pada permukaan Merkurius banyak terdapat kawah, sehingga permukaannya berlubang-lubang. Planet Merkurius mendapat julukan bintang fajar atau bintang senja karena kadang-kadang dapat terlihat di langit saat matahari akan terbit dan akan terbenam. Planet merkurius tidak memiliki satelit.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter(Km) Suhu Permukaan(oC) Kala Rotasi(hari) Kala Revolusi(hari) Jumlah Satelit
Dari sampai
Merkurius 58 4.900 -170 430 59 88 -

 

 

2.   Venus


Planet terdekat kedua dengan matahari adalah Venus. Ukuran Venus hampir sama dengan ukuran bumi sehingga orang sering menjulukinya Venus kembaran bumi.

Planet Venus tampak cemerlang di antara bintang-bintang di langit pada waktu fajar dan senja sehingga sering disebut sebagai bintang fajar, bintang kejora, bintang timur, dan sebagainya. Akan tetapi, Venus bukanlah bintang. Venus merupakan planet terpanas dalam tata surya. Ini dikarenakan permukaan Venus tertutup awan (atmosfer) yang tebal. Atmosfer Venus terdiri atas gas karbondioksida, sedikit hidrogen, nitrogen, dan uap air. Atmosfer Venus dapat menahan cahaya matahari sehingga Venus kelihatan paling cerah dilihat dari Bumi. Arah rotasi planet Venus searah dengan jarum jam, sehingga matahari di Venus terbit dari sebelah barat dan terbenam di sebelah timur. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi di Bumi dan planet ini tidak memiliki satelit.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(hari)

Kala Revolusi

(hari)

Jumlah Satelit

Dari

sampai

Venus

108

12.100

450

480

243

225

-

 

 

3.   Bumi

Bumi merupakan planet ketiga dari matahari. Bumi adalah planet satu-satunya yang dihuni oleh makhluk hidup. Bumi memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan uap air. Atmosfer melindungi kita dari sinar ultraviolet yang dapat mematikan kehidupan dan juga benda-benda langit yang mendekati ke bumi. Selain itu, atmosfer menjaga suhu bumi tetap sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup. Permukaan Bumi terdiri dari daratan dan perairan. Perairan di Bumi lebih luas daripada daratannya. Dengan demikian dapat menyediakan air sebagai sumber kehidupan. Jika dilihat dari angkasa, bumi terlihat berwarna biru dengan lapisan atmosfer putih melingkar. Bumi memiliki sebuah satelit, yaitu Bulan. Bulan mengelilingi Bumi dalam peredarannya mengitari matahari.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi(jam)

Kala Revolusi

(hari)

Jumlah Satelit

Dari

sampai

Bumi 150 12.750 -90 50 24 365

1

 

 

4.   Mars

Mars merupakan planet keempat dari matahari. Planet Mars sering disebut planet merah karena tampak kemerahan. Warna merah tersebut berasal dari debu yang banyak diterbangkan angin. Atmosfer yang menyelimuti Mars sangat tipis sehingga permukaan Mars dapat diamati dari Bumi dengan menggunakan teropong. Pesawat ruang angkasa Viking I dan Viking II milik Amerika Serikat berhasil mengamati permukaan Mars. Permukaan Mars berupa ribuan kawah, lembah-lembah besar dan gunung berapi. Kawah Olympus Mars yang berdiameter kurang lebih 700 km dan tinggi 25 km merupakan kawah terbesar di tata surya. Keseluruhan permukaan Mars berupa padang pasir yang tertutup oleh debu dan batuan padat yang berwarna merah-oranye. Atmosfer di Mars terdiri dari gas karbon dioksida dan nitrogen. Di planet tersebut tidak ada air dan planet itu memiliki 2 satelit atau bulan, yaitu Phobos dan Deimos.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(jam)

Kala Revolusi

(hari)

Jumlah Satelit

Dari

sampai

Mars

228

6.800

-120

-130

24,6

687

2

 

 

5. Yupiter


Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Besar Yupiter sebelas kali besar Bumi sehingga sering disebut planet raksasa. Yupiter mempunyai gaya tarik yang sangat besar, melebihi gaya tarik Bumi. Misalnya, kamu mengangkat benda seberat 10 kg di Bumi, maka di Yupiter beratnya akan menjadi kurang lebih 3x, yaitu menjadi 30 kg. Suhu Yupiter sangat dingin karena jauh dari matahari. Planet Yupiter berputar dengan cepat pada porosnya dibandingkan perputaran planet-planet lain. Kecepatan rotasi tersebut menyebabkan Yupiter lebih lebar pada bagian ekuator. Atmosfer Yupiter sebagian besar terdiri atas hidrogen dan sisanya helium. Atmosfer di planet Yupiter sangat tebal sehingga tampak seperti bola-bola gas raksasa. Nama lain dari Yupiter adalah Masturi atau Respati. Planet Yupiter memiliki 16, satelit dengan empat satelit terbesar secara berturut-turut adalah Ganymede, Callisto, Europa, dan Io.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(jam)

Kala Revolusi

(tahun)

Jumlah Satelit

Yupiter

778

142.700

rata-rata(-150)

10

11,86

16

 

 

6. Saturnus


Planet keenam dalam tata surya adalah Saturnus. Saturnus adalah planet terbesar kedua dalam tata surya setelah Yupiter. Ukuran Saturnus sembilan kali ukuran Bumi. Saturnus memiliki lapisan atmosfer yang sangat tebal, tersusun atas gas hidrogen dan helium serta sedikit metana dan amonia. Saturnus merupakan planet yang sangat indah karena memiliki tiga cincin pada bagian atmosfernya. Cincin itu diperkirakan terdiri atas debu halus, kerikil kecil, dan butir-butir es yang sangat banyak. Planet itu tampak berwarna kekuningan. Planet Saturnus memiliki 31 buah satelit dan satu di antaranya yang paling besar adalah Titan. Titan merupakan satu-satunya satelit dalam sistem tata surya yang memiliki lapisan atmosfer.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(jam)

Kala Revolusi

(tahun)

Jumlah Satelit

Saturnus

1.425

120.000

rata-rata(-190)

10,7

29,5

31

 

 

7. Uranus


Planet Uranus ditemukan seorang astronom Inggris bernama Sir William Herschel tahun 1781. Uranus diselimuti oleh awan yang tebal sehingga sulit diamati dari Bumi. Planet Uranus tampak berwarna hijau kebiruan. Atmosfer planet ini tersusun dari hidrogen, helium, dan metana. Uranus berotasi dari Timur ke Barat seperti halnya Venus. Namun, arah rotasinya tidak searah jarum jam, tetapi dari atas ke bawah. Uranus berputar dengan cepat pada porosnya. Akibatnya, bagian ekuator Uranus lebih tebal dari bagian-bagian lain. Perputaran yang cepat juga menimbulkan angin yang kuat pada atmosfer Uranus. Planet Uranus memiliki cincin pada atmosfer. Cincin Uranus tidak dapat diamati dari Bumi, sekalipun dengan bantuan teleskop. Planet itu memiliki 27 satelit atau bulan. Satelit yang ukurannya besar ada lima buah, yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(jam)

Kala Revolusi

(tahun)

Jumlah Satelit

Uranus

2.867

50.800

rata-rata(–180)

17

84

27

 

 

8. Neptunus


Neptunus pertama kali ditemukan pada tahun 1846 di observatorium Berlin oleh seorang astronom Jerman bernama J. G. Galle. Planet ini tampak seperti kembaran Uranus karena ukurannya yang hampir sama. Planet Neptunus tampak berwarna kebiruan. Neptunus juga dikelilingi oleh cincin debu. Selain itu, Neptunus memiliki bintik hitam. Bintik itu diperkirakan adalah badai raksasa. Seperti halnya Yupiter, Saturnus, dan Uranus, planet ini juga berupa bola gas raksasa dengan lapisan atmosfer yang tebal. Atmosfer itu tersusun dari gas hidrogen dan helium. Planet Neptunus memiliki 4 cincin dan 11 satelit atau bulan. Dua satelit yang paling besar adalah Triton dan Nereid.

Planet

Jarak dari Matahari

(Juta Km)

Diameter

(Km)

Suhu Permukaan

(oC)

Kala Rotasi

(jam)

Kala Revolusi

(tahun)

Jumlah Satelit

Neptunus

4.486

48.600

rata-rata(–220)

16

165

11

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s